Kamis, 18 September 2014

SMK NEGERI 1 BAREBBO ( TKJ1 )

KEAMANAN JARINGAN

PRETEST 1 AHMAD AGUS



1.      Peralatan vital yang harus dimiliki untuk membangun sebuah jaringan beserta fungsinya masing-masing dalam jaringan tersebut adalah:
a) Komputer Sever
Fungsi komputer Server adalah sebagai pusat data sebagai pintu masuk ke dalam sistem jaringan dan berisikan daftar user yang diperbolehkan masuk ke server atau kedalam system jaringan tersebut.
b) Komputer workstation (client)
Komputer client berfungsi memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan komputer tersebut dengan komputer lain atau komputer tersebut dengan server. Pemanfaatan jaringan
tersebut dapat berupa sharing data, sharing printer dan sebagainya.
c) HUB/switch
Hub/switch berfungsi sebagai terminal atau pembagi sinyal data bagi kartu jaringan (Network Card).
d) Kartu jaringan NIC
Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada sebuah komputer server maupun client berfungsi sebagai media untuk penghubung sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan
e) Kabel dan Konektor
Kabel dan konektor berfungsi sebagai media penghubung antara komputer client dengan komputer client yang lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk
jaringan.
2.      Topologi fisik jaringan yang digunakan beserta keuntungan dan kerugiannya adalah:
a. Topologi Bus atau Linier
Merupakan topologi fisik yang menggunakan kabel Coaxial dengan menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat
node-node.
 Keuntungannya adalah biaya yang murah, instalasi sederhana. Tidak memerlukan Hub/Switch.

Kerugiannya adalah karena sinyal 2 arah dengan satu kabel kemungkinan terjadi collision (tabrakan data atau tercampurnya data)sangat besar, jika terjadi putus atau longgar pada salah satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti, pengecekan kabel yang putus akan memakan waktu yang lama karena harus dilakukan satu persatu.
b. Topologi Ring
Adalah topoligi fisik yang tertutup sehingga informasi dan data disalurkan dalam satu arah yang membentuh lingkaran tertutup sehingga mengesankan cincin tanpa ujung.
Keuntungannya adalah: layout instalasi yang sederhana, Tidak memerlukan Hub/Switch, tidak terjadi collision (tabrakan data atau tercampurnya data).
Kerugiannya adalah: Jika terjadi putus atau longgar pada salah satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti, pengecekan kabel yang putus akan memakan waktu yang lama karena harus dilakukan satu persatu.
c. Topologi Star
Topologi Star adalah topologi setiap node akan menuju node pusat/sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan.
 Keuntungan: jenis topologi ini mudah dikembangkan, jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain.
Kerugian: memerlukan biaya tambahan karena membutuhkan
Hub/switch sebagai pusat node (node sentral)
d. Topologi Hybrid
Topologi Hybrid merupakan gabungan atau kombinasi dari dua
atau lebih topologi jaringan lainnya. Topologi Hybrid sering juga
disebut Tree topology.
Keuntungan dan kerugian adalah sama dengan jenis topologi
yang digunakan dari masing-masing gabungan topologi
tersebut.
3.      Dalam Jaringan apakah perlu dilakukan perawatan? Kalau perlu berapa jangka waktu perawatannya? Mengapa harus dilakukan perawatan? Pada bagian apa saja?
Ø    Jaringan sangat perlu dilakukan perawatan. Perawatan harusdilakukan secara berkala dan dilakukan pengecekan setiap mingguserta pada saat terjadi gangguan. Perawatan perlu untukmendapatkan kinerja jaringan yang optimal dan selalu dalamkondisi yang normal. Bagian yang memerlukan perawatan adalah seluruh komponen jaringan baik secara hardware maupun secara software.


4.      Apakah ada kesamaan dan perbedaan fungsi antara HUB, Repeater, Bridge, dan Router dalam jaringan?
Ø  Kesamaan antara HUB, Repeater, Bridge dan Router dalam jaringan adalah sebagai penghubung antar komputer agar dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya:
Perbedaan antara HUB, Repeater, Bridge dan Router dalam jaringan adalah:
Hub adalah sebagai pembagi sinyal data dari Kartu Jaringan (Network Interface card) dan sekaligus untuk penguat sinyal dalam satu jaringan.
Repeater adalah penguat sinyal. Sinyal yang diterima dari segmen jaringan satu ke segmen jaringan yang lain yang diharapkan sinyal yang diterima akan sama kuatnya dengan sinyal yang dipancarkan. Dengan pemasangan repeater ini diharapkan dapat memperluas dua buah jaringan komputer.
Bridge digunakan untuk menghubungkan dua buah LAN dan mengirim atau menungkin paket data dari satu LAN ke LAN yang lain. Sebuah bridge menyediakan sambungan antar dua tipe LAN yang sama. Dengan pemasangan bridge dapat memperluas jaringan LAN, sehingga semua segmen yang saling berhubungan satu sama lainnya menjadi bagian dari LAN yang lebih besar Router memiliki kemampuan untuk melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang memungkinkan banyak jalur diantara keduanya.
 Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan sejumlah LAN sehinga trafik yang dibangkitkan oleh suatu LAN dapat terisolasi dengan baik dari trafik yang dibangkitkan LAN lain.

5.      Apa yang dimaksud dengan protokol dalam jaringan IPX dan TCP/IP?
Ø  IPX adalah jenis protokol jaringan dari Novell yang menghubungkan Novell Netware Client dan server. IPX merupakan datagram/protokol paket dan IPX bekerja pada layer network dari protokol komunikasi dan merupakan tanpa sambungan (connectionless = tak memerlukan koneksi yang perlu disetup sebelum paket dikirim ke tujuannya). TCP/IP adalah sekumpulan protokol yang di buat untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada Jaringan. TCP/IP terdiri atas sekumpulan protokol yang masing-masing bertanggungjawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi data. TCP (Transmission Control Protocol) mengatur assembly dari pesan atau file ke dalam paket-paket yang lebih kecil yang akan ditransmisikan dalam jaringan dan diterima oleh TCP tujuan yang akan mengasembly packets kedalam pesan yang sebenarnya. IP menangani alamat dari paket data dan menjamin paket data akan sampai ke tujuannya.
6.      Apa yang dimaksud dengan jaringan peer to peer dan peer to server (client server) apa keuntungan dari masing-masing ?
Jaringan peer to peer adalah jaringan dimana setiap computer dapat berfungsi sebagai server artinya user komputer yang ada dalam jaringan tersebut dapat menjadi seorang administrator. Dia dapat melakukan sharing sumber-sumber yang dia miliki: File, CDRom, Modem Printer dan Fax.
Keuntungan jaringan peer to peer
- Workstation bisa sebagai resource
- Server tidak tersentral (semua workstation (client) dapat sebagai server)
- Security ada pada setiap workstation (client)
- Mudah dan murah untuk Jaringan skala kecil.
Jaringan peer to server (client server) dimana sistem administrator ada pada file server. Sehingga semua komunikasi harus melewati server.
Keuntungan jaringan peer to server (client server) adalah:
- Pengaturan user yang masuk dalam jaringan dapat dideteksi oleh administrator.
- Data tersimpan secara terpusat pada server.
- Kewenangan adminstrator mutlak dalam jaringan.

7.      Bagaimana penanganan pengisolasian kerusakan pada jaringan dengan topologi Bus dan pengaruhnya terhadap dengan topologi tersebut.   
Ø Penanganan pengisolasian kerusakan pada jaringan dengan topologi Bus dilakukan step-by-step maksudnya dilakukan pengecekan satu persatu karena jaringan dengan topologi bus lebih rumit karena apabila tejadi jaringan yang down kita tidak dapat langsung mengetahui letak kerusakan jadi perlu dilakukan pengecekan satu persatu untuk menemukan sumber permasalahan tersebut. Pengaruh Jaringan apabila terjadi kerusakan atau pemasalahan seluruh jaringan akan lumpuh total atau tidak dapat berfungsi sama sekali.
8.      Bagaimana penanganan pengisolasian kerusakan pada jaringan dengan opologi Star dan pengaruhnya terhadap sistem jaringan tersebut.
Ø  Penanganan pengisolasian kerusakan pada jaringan dengan topologi Star lebih mudah karena apabila terjadi kerusakan pada salah satu komputer workstation maka hanya jaringan pada komputer tersebut yang bermasalah sehingga pengisolasian lebih mudah dan penanganan perbaikan jaringan juga lebih cepat. Isolasi kerusakan terhadap sistem jaringan dengan topologi star adalah tidak berpengaruh, karena seluruh komputer tersambung secara paralel. Sehingga apabila terjadi kerusakan pada salah satu komputer maka hanya komputer tersebut yang bermasalah sedangkan komputer lainnya tetap dapat berfungsi.

9.      Menurut anda lebih mudah pengisolasian pada jaringan pada topologi star atau topologi Bus? Apa kemudahannya?
Ø  Lebih mudah pengisolasian menggunakan topologi star karena:
a.       Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer maka tidak akan mempengaruhi komputer yang lainnya.
b.      Pengisolasian dan perbaikan jaringan lebih akan memakan waktu yang lebih cepat.
c.       Tidak mengecek seluruh jaringan jika terjadi kerusakan karena kerusakan salah satu komputer tidak menggangu atau mempengaruhi komputer yang lainnya.


10.  Pada saat isolasi permasalahan secara software hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan? Mengapa?
Ø  Pada saat isolasi permasalahan secara software hal-hal yang perlu diperhatikan adalah
a.       Penginstallan driver kartu jaringan dengan sempurna, karena kartu tersebut mengkomunikasikan kartu jaringan dengan komputer. Apabila pengistalan tidak sempurna maka komputer tidak akan mengenal kartu jaringan tersebut sehingga kartu jaringan tidak dapat digunakan.
b.      Konfigurasi kartu jaringan karena setting kartu jaringan mengkomunikasikan komputer dengan jaringan yang telah ada.
c.       IP Address dan Subnet mask adalah alamat komputer kita karena apabila kita mengisi alamat tersebut dengan asal maka kita tidak dapat masuk dalam sistem jaringan maka perlu mengetahui nomor IP dan Subnet mask yang digunakan dalam jaringan untuk dapat bergabung dalam jaringan tersebut.
d.      Workgroup karena untuk masuk dalam jaringan harus mengetahui alamatnya kalau tidak mengetahui kelompok yang kita tuju maka kita juga tidak dapat masuk dalam kelompok tersebut walaupun nomor IP dan subnet mask kita sudah benar.



Rabu, 17 September 2014

KLASIFIKASI KOMPUTER



KLASIFIKASI KOMPUTER
Anda tahu bahwa perangkat, yang menghitung disebut komputer. Untuk perhitungan, komputer membutuhkan beberapa masukan, melakukan perhitungan di atasnya dan memberikan hasil. Jenis masukan bahwa komputer menerima, memutuskan sifat dan kemampuan dan jenis perhitungan bahwa hal itu akan mampu melakukan. Sebagai contoh, beberapa komputer menerima masukan dalam bentuk sinyal. Di sisi lain, mayoritas komputer mengambil input dalam bentuk angka. Beberapa komputer menerima input baik dalam bentuk yaitu dalam bentuk angka dan sinyal. Berdasarkan jenis input, komputer telah diklasifikasikan ke dalam tiga kategori sebagai berikut:
1 Komputer Analog
2. Komputer digital
3. komputer Hybrid
Sebuah deskripsi singkat dari semua jenis komputer diberikan di bawah ini:
(a)     Komputer Analog
Mari kita pertama memahami apa yang sinyal. Sinyal dapat didefinisikan sebagai aliran kontinu identitas fisik. Suhu, tekanan, tingkat air, kecepatan, tegangan, dll saat ini adalah beberapa contoh dari sinyal. Komputer-komputer, yang beroperasi pada sinyal (dengan menerima suhu, tekanan, kecepatan dll sebagai masukan) disebut komputer analog. Speedometer, termometer, barometer, voltmeter, amperemeter dll beberapa contoh dari komputer analog. Untuk memahami konsep komputer analog, mari kita ambil contoh dari speedometer, yang digunakan dalam skuter dan mobil. Itu membuat penggunaan kabel. Salah satu ujung kabel tetap dalam kontak dengan roda kendaraan. Ujung kabel dimasukkan ke dalam speedometer. Ketika roda berputar, kabel juga berputar. Rotasi Cable demikian diteruskan ke perakitan internal speedometer, yang pada gilirannya berputar jarum pada skala dikalibrasi. Jadi ketika kendaraan bergerak, kecepatan akan ditampilkan pada skala speedometer itu. Aturan slide tangan dioperasikan komputer analog untuk melakukan operasi aritmatika seperti perkalian, pembagian dll
(b)    Komputer digital
Dalam terminologi komputer, huruf, angka, karakter khusus dsb disebut digit. Komputer-komputer, yang menerima angka (seperti nama, umur alamat, e-mail dll) sebagai input, disebut komputer digital. Komputer yang kita lihat di kantor, toko, hotel dll komputer digital.
(c)     Komputer Hybrid
Komputer-komputer, yang menerima kedua jenis sinyal input yaitu dan angka disebut komputer hibrida. Sebagai contoh, komputer ditempatkan di ICU (Intensive Care Unit) adalah contoh dari komputer hibrida. Mereka menerima detak jantung pasien (sinyal) sebagai masukan. Mereka juga menerima instruksi yang perlu dilakukan (digit). Demikian pula komputer ditempatkan di reaktor atom (mengambil tingkat radioaktivitas dan instruksi sebagai masukan) dan tambang (yang mengambil karbon monoksida dan tingkat instruksi sebagai masukan) adalah contoh lain dari komputer hibrida. Perhatikan bahwa dalam buku ini, kita terutama akan berurusan dengan komputer digital. Semua aspek, menjelaskan sekarang dan seterusnya terutama akan berlaku untuk komputer digital kecuali dinyatakan lain.